Zikir.com
Apakah Meditasi Dhikr Menurunkan Kecemasan dan Tekanan Darah? Hasil Penelitian Klinis
Sains & Kesehatan

Apakah Meditasi Dhikr Menurunkan Kecemasan dan Tekanan Darah? Hasil Penelitian Klinis

Disusun oleh: E. Y. Kurniawati & S. Hadisaputro

Peneliti Klinis — Journal of Rural Community Nursing Practice

·7 mnt baca

Studi terkontrol acak tersamar ganda yang dilakukan pada 60 pasien hipertensi menunjukkan bahwa 20 menit zikir setiap hari secara signifikan meningkatkan kecemasan, stres, dan tekanan darah.

Dhikr Bukan Hanya Praktik Spiritual

Banyak orang hanya memiliki hubungan spiritual dengan Dhikr. Namun, sebuah studi terkontrol acak tersamar ganda yang diterbitkan dalam Journal of Rural Community Nursing Practice pada tahun 2024 menunjukkan bahwa perubahan fisiologis yang terukur juga terjadi bersamaan dengan Dhikr.


Bagaimana Studi Ini Dirancang?

Enam puluh orang dewasa yang didiagnosis dengan hipertensi berpartisipasi dalam penelitian ini. Peserta dibagi menjadi dua kelompok:

  • Kelompok intervensi: Melakukan Dhikr selama 20 menit setiap hari selama 4 minggu.
  • Kelompok kontrol: Terlibat dalam aktivitas plasebo selama periode yang sama.

Tingkat kecemasan dievaluasi dengan Hamilton Anxiety Scale (HAM-A), dan tingkat stres dengan Perceived Stress Scale (PSS).


Apa Kata Temuan?

Pada akhir empat minggu, pada kelompok intervensi:

  • Penurunan skor kecemasan HAM-A yang signifikan secara statistik
  • Penurunan skor stres PSS yang nyata
  • Peningkatan terukur dalam nilai tekanan darah sistolik dan diastolik

diamati. Pada kelompok kontrol, tidak ada perubahan signifikan yang terdeteksi pada parameter ini.


Mengapa Ini Berhasil? Mekanisme Fisiologis

Pelafalan ritmis, berulang, baik secara lisan maupun diam, yang terjadi selama Dhikr menekan aktivasi sistem saraf simpatik. Situasi ini mengarah pada:

  • Penurunan kadar kortisol (hormon stres utama)
  • Aktivasi sistem saraf parasimpatik
  • Normalisasi detak jantung dan tekanan darah

Sebuah studi tinjauan komprehensif yang diterbitkan di PMC (Zahir & Qoronfleh, 2025) juga menekankan bahwa Dhikr dan mendengarkan Quran menonjol sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif, mudah diterapkan, untuk pengobatan kecemasan dan kecanduan.


Refleksi dalam Kehidupan Sehari-hari

Aspek yang paling mencolok dari penelitian ini adalah kesederhanaan protokol: hanya 20 menit sehari. Ini tidak memerlukan peralatan khusus, tempat, atau keahlian. Dhikr yang dilakukan secara teratur setelah shalat Subuh atau sebelum tidur, berdasarkan temuan penelitian ini, dapat menjadi kebiasaan pelindung baik untuk kesehatan mental maupun kesehatan kardiovaskular.


Peringatan Ilmiah

Para peneliti menyatakan bahwa ukuran sampel (60 orang) terbatas untuk generalisasi dan bahwa studi yang lebih luas diperlukan. Namun demikian, temuan saat ini merupakan bagian yang berkembang dan menjanjikan dari literatur ilmiah tentang Dhikr.

Bawa Hikmah Spiritual ke Minggu Anda

Buat akun Zikir gratis dan mulailah menerima Panduan Hikmah Mingguan kami di kotak masuk Anda setiap hari Jumat.